Toyota New Dyna di keluarkan dalam lima line up yaitu 130 HT, 110 ET, 130 XT (tipe baru), 110 FT (tipe baru) dan 110 ST. Masing-masing line up tersebut memiliki sasaran konsumen yang berbeda sesuai dengan keunggulan yang di milikinya.
New Dyna 130 HT 6 roda memiliki tenaga terbesar di kelasnya, yaitu 130 PS dan final gear ratio yang optimal (6428 dan 6833), membuat performa mesinnya handal untuk menaklukan tanjakan. Di lengkapi dengan power steering, tipe ini memiliki gross vehicle weight (GVW) terbesar di kelasnya yaitu 8250 kg. Dengan segala kelebihannya itu, New Dyna 130 HT cocok di tawarkan kepada konsumen Toyota yang bergerak di bisnis pertambangan, perkebunan maupun material bangunan.
Tipe lain New Dyna yang bisa diandalkan di medan berat adalah New Dyna 110 ET 6 roda. Performanya tangguh dengan tenaga 110 PS dan final gear ratio terbaik 6167. Ditambah nilai GVW yang terbesar di kelasnya yaitu 7500 kg. Keunggulan ini membuat New Dyna 110 ET cocok pada konsumen yang bergerak di bisnis pertambangan, perkebunan maupun material bangunan.
Sedangkan tipe baru Dyna yang di keluarkan Toyota adalah New Dyna 130 XT 6 roda. New Dyna ini di lengkapi power steering dan sangat nyaman dikendarai meski dalam pengendaraan jarak jauh sekalipun, sehingga cocok digunakan sebagai angkutan di berbagai sektor bisnis. Mempunyai tenaga 130 PS dan GVW 7500 kg, paling besar di kelasnya. Final gear ratio yang optimal (5375) menjadikan New Dyna 130XT kendaraan yang kuat dan lincah. Konsumen yang dibidiknya adalah mereka yang bergerak di bisnis pertanian, material bangunan, ekspedisi kargo atau bisnis retail maupun grosir. Cocok pula menjadi angkutan pembawa motor atau mobil.
Tipe baru lainnya adalah New Dyna 110 FT 6 roda. Tenaga 110 PS dan final gear ratio 5125 yang dimilikinya melahirkan hasil yang optimal baik dari segi kecepatan dan akselerasi. Power steering yang juga menjadi pelengkap, membuat New Dyna 110 FT nyaman dikendarai. Daya GVW pun cukup besar dikelasnya, yaitu 7000 kg. Sesuai untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen yang bergerak di bisnis pertanian, material bangunan, ekspedisi kargo, bisnis retail atau grosir, hingga transportasi penumpang.
Si bungsu New Dyna keluaran Toyota adalah tipe 110 ST 4 roda. Lincah dan gesit dengan tenaga 110 PS dan final gear ratio optimal (4625). Mempunyai GVW terbesar di kelasnya yaitu 5200 kg, New Dyna 110 ST siap digunakan dalam multibisnis anda, misalnya mengangkut hasil pertanian, small bus dan coaster untuk bisnis transportasi umum.
Dengan mengetahui berbagai keunggulan dan kegunaan yang sesuai, anda dapat lebih mudah memilih Toyota Dyna mana yang sesuai dengan kebutuhan anda.
04 Maret 2010
Keunggulan Toyota New Dyna
Labels: All About Dyna
11 Januari 2010
Inilah Perubahan yang Dilakukan Toyota pada Dyna
130 HT Jarak sumbu roda Diameter x langkah Sistem pasokan bahan bakar Torsi maks. Kgm@ rpm
Di kategori mobil penumpang Toyota boleh nomor satu di Indonesia. Namun untuk komersial, utamanya di segmen truk ringan (light truk), dengan berat 2 ton, Toyota masih harus berusaha keras menghadapi kompetitor utamanya, Mitsubishi. Sampai saat ini, Mitsubishi masih mendominasi pasar truk ringan Indonesia.
Di segmen ini, Toyota Dyna juga menghadapi saingan dari saudaranya sendiri, Hino Dutro. Merek lainnya yang bermain di segmen ini adalah Isuzu Elf dan Hyundai Mighty. Menurut Toyota selama 2009, mereka telah berhasil menjual Dyna, 4-ban dan 6-ban sekitar 7.800 unit atau hanya memperoleh pangsa pasar 17 persen.
Perubahan. Untuk membuktikan bahwa Toyota makin serius mengarap segmen truk ringan, pada awal 2010, diperkenalkan Dyna versi terbaru. Beberapa perubahan dilakukan, menambahkan power steering, menggunakan setir teleskopik yang bisa diset kemiringan, mengganti radiator dari tembaga ke aluminium dan sistem kelistrikan dari 24 menjadi 12 volt (agar mudah mengganti lampu-lampu sesuai dengan yang dijual di pasaran, termasuk audio). Posisi sedimenter juga dipindahkan ke tempat yang memudahkannya dibersihkan.
Warna dan motif tempat jok, posisi rem parkir (dibuat lebih rendah atau sejajar dengan tempat depan sehinggai pengemudi bisa tidur tanpa terhalang oleh rem parkir). Wajah atau penampilan Dyna juga disegarkan dengan mengganti desain dan lampu-lampu depan.
Dengan fitur baru dan penyegaran wajah, Toyota belum bisa memastikan target pasarnya. “Kita berusaha meningkatkan penjualan dengan memperbaiki layanan,” jelas Joko Trisanyoto.
Mesin. Di segmen truk ringan, faktor kapasitas mesin yang menentukan tenaga dan konsumsi bahan bakar sangat berperan untuk menarik konsumen, baik perorangan atau buat pengguna armada. Untuk Dyna, Toyota memperkenalkan dua tipe mesin dengan kapasitas sama.
Perbedaan kedua mesin pada kemampuan menghasilkan tenaga dan torsi, yang tentu saja berpengaruh pada konsumsi bahan bakar. Keduanya juga dilengkapi turbocharger dengan intercooler dan telah menggunakan sistem injeksi langsung.
Masing-masing mesin adalah WO4D-TR dan WO4D-TP, berkapasitas 4.000 cc namun punya kemampuan berbeda dalam tenaga dan torsi. Mesin W04D-TR mampu menghasilkan tenaga 130 PS @2.700 rpm dan torsi 38,0 kg-m @1.800 rpm. Mesin dicangkokkan untu Dyna tugas lebih berat, misalnya di perkebunan dan pertambangan dengan medan lebih berat “off-road”.
Mesin tipe W04D-TP menghasilkan 110 PS @2.800 rpm dan torsi 29,0 kgm @1.800 rpm. Versi ini dirancang untuk aplikasi yang lebih ringan dengan kompensasi konsumsi bahan bakar yang lebih irit, termasu Dyna 4-ban, baik sebagai truk ringan maupun mikrobus.
Perbedaan Varian. Kendati Dyna bisa dikonversi atau dibuat dengan berbagai bentuk dan aplikasi, namun Toyota membaginya dalam 5 varian yang berbeda mesin, transmisi, dimensi.
Kode yang digunakan sebagai pembeda, yaitu 130 menggunakan mesin WO4D-TR dan 110 mesin WOD4-TP, masing-masing menghasilkan tenaga 130 PS dan 110 PS.
Kelimanya varian tersebut adalah 130HT. Heavy Truk, 6-roda dengan tugas lebih berat di medan off-road dan 130XT, Xpress Truck untuk angkutan antar-kota.
Versi lainnya 110ET (econo truck), 110FT (fast truck) dan 110ST (small truck) 4-ban.


Spesifikasi Toyota Dyna Baru :
Sumber : Kompas
Labels: All About Dyna, Perbandingan Mobil
Toyota Luncurkan 5 Varian Toyota Dyna Baru
Joko Trisanyoto, Johnny Darmawan, Hideyuki Imai dan Achmad Rizal disela-sela Peluncuran Toyota Dyna Baru. Johnny Darmawan dan Hideyuki Imai meresmikan Peluncuran Toyota Dyna Baru.
Setelah berhasil melewati berbagai rintangan dampak krisis perekonomian global selama 2009 dengan mencapai market share 39%, Toyota optimis kinerja tahun 2010 bisa lebih baik.
Didukung stabilitas perekonomian nasional yang terus membaik, pasar otomotif pada tahun ini diperkirakan akan meningkat terutama di pasar kendaraan komersial dan Toyota siap mengantisipasinya dengan meluncurkan sekaligus 5 varian Toyota Dyna Baru yang selama ini dikenal sebagai kendaraan komersial yang handal.
“Berdasarkan pengalaman, begitu ekonomi membaik, pasar kendaraan komersial langsung melejit, dan ini kami antisipasi dengan meluncurkan sekaligus 5 varian Toyota Dyna baru, kendaraan jenis truk ringan yang menjadi andalan kami di pasar kendaraan komersial selama ini. Langkah awal tahun ini tidak hanya upaya kami untuk memperkuat posisi di segmen kendaraan niaga, tapi juga sekaligus membantu mendorong pergerakan perekonomian nasional,” kata Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan, saat launching Toyota Dyna Baru di Sunter, Jakarta.
Sebagai gambaran, menurut Johnny, perekonomian Indonesia tahun lalu bisa tumbuh sekitar 4,4%, dan tahun ini bisa lebih tinggi. Rupiah yang sempat turun ke posisi 12.000 per dollar AS kini stabil di kisaran 9.500 per dollar AS. Inflasi diperkirakan hanya 2,5%-3% sehingga suku bunga bank berpeluang untuk turun. “Ini sinyal yang bagus bagi prospek 2010, dan kami siap mengantisipasinya,” ujar Johnny.
Dia mengatakan, TAM menghadirkan begitu banyak varian Toyota Dyna agar konsumen mempunyai beragam pilihan sesuai dengan kebutuhan keperluan atau usaha mereka. Berbeda dengan kendaraan penumpang, konsumen kendaraan komersial membutuhkan spesifikasi yang lebih beragam sesuai dengan kegiatan usaha masing-masing. Kendaraan yang tangguh dan efisien di lintasan daerah perkebunan belum tentu bisa cocok untuk daerah pedesaan,begitu juga jalan raya antar kota dan dalam kota.
Kini Toyota Dyna hadir dengan berbagai varian yang bisa memenuhi beragam kebutuhan efisiensi konsumen, sebagai sarana transportasi bagi segala jenis usaha dan dapat digunakan di berbagai medan,” katanya.

Melengkapi varian yang sudah ada, Toyota Dyna kini hadir dalam 5 tipe yaitu 130 HT, 130 XT, 110 ET, 110 FT dan 110 ST dengan berbagai varian yang tersedia. Tak hanya semakin nyaman berkat perubahan interior termasuk tersedianya fitur power steering dengan fasilitas tilt telescopic di semua varian, Toyota Dyna juga mengadopsi mesin baru sehingga lebih bertenaga, efisien dan ekonomis.
Sasis dan diferensial yang kuat, dipadu final gear ratio yang tinggi mendukung ketangguhan Toyota Dyna baru. Inovasi pada ekterior menjadikan Toyota Dyna semakin mudah untuk dikonversi oleh pihak karoseri. “Fleksibilitas konversi ini meningkatkan keleluasaan pelanggan untuk mendapatkan Toyota Dyna sesuai yang dibutuhkan bidang usaha masing-masing,” tambah Johnny Darmawan. “Secara keseluruhan, Toyota Dyna baru semakin tangguh dan menguntungkan para partner bisnisnya.”
Selama 2009, Toyota Dyna telah terjual sebanyak lebih dari 7.800 unit (Jan-Des, penjualan ritel) dan merupakan salah satu produk utama di pasar kendaraan komersial, khususnya segmen truk 2 Ton.
Sumber : Toyota Indonesia
Labels: All About Dyna
19 Desember 2009
Toyota Dyna dan Hino Dirakit dalam Satu Pabrik
Toyota Motor Corp (TMC), prinsipal otomotif terbesar di Jepang, memutuskan untuk menggabung basis produksi merek kendaraan niaga Hino dan Dyna di pabrik perakitan milik PT Hino Motors Manufacturing Indonesia atau HMMI. Penggabungan sekaligus ditandai dengan ekspansi pabrik milik Hino di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (17/12/2009).
Peningkatan kapasitas produksi dilakukan dari 10.000 unit menjadi 35.000 unit per tahun. Untuk tahun 2009 saja, pabrikan menanamkan investasi 17 juta dollar AS. Namun, proses ekspansi pabrik yang sudah dilakukan sejak pertengahan 2007 hingga selesai pada Agustus 2009 telah memakan total investasi 33 juta dollar AS.
Mitsuhiro Sonoda, Managing Officer TMC, menjelaskan, dengan penyatuan produksi ini, pusat riset dan pengembangan Hino Dutro dan Toyota Dyna juga diboyong ke HMMI.
"Saya yakin, konsolidasi produksi truk ringan dengan Hino sebagai ahli bus dan truk akan mengoptimalkan struktur produksi truk dari Toyota Group di Indonesia," ujar Sonoda di Purwakarta, Kamis.
Sekadar informasi, produksi truk ringan (light truck) Dyna dan sebagian kecil Dutro selama ini masih dipegang oleh PT Toyota Motors Manufacturing Indonesia. Kini, PT Toyota Motors Manufacturing Indonesia hanya akan memfokuskan diri untuk memproduksi varian Toyota yang lain, seperti Fortuner dan Innova.
Ia mengatakan, meski terjadi penyatuan produksi kedua merek yang berbeda, hal itu tak berlaku pada manajemen pemasaran. Artinya, kedua merek yang bermain di segmen sama ini akan saling bersaing sehat di pasar, termasuk tak ada pembagian kapasitas produksi untuk keduanya.
"Kami berharap, dengan penyatuan ini, kami akan mampu bersaing dengan pemain pasar saat ini," tukas Sonada.
Sumber : Kompas
Labels: All About Dyna
07 Mei 2009
Heavy Duty Leaf Spring
Adapun paket yang tersedia ada 2 jenis yaitu:
Masih untuk mendukung operasional kendaraan pelanggan yang beroperasi di yang sebagian besar "Off Road", PT Toyota-Astra Motor juga mengeluarkan paket part modifikasi yang bernama Heavy Duty Leaf Spring.
Paket part ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan suspensi kendaraan terkait daya angkut muatan dan ketahanan di jalan bergelombang, berbentuk paket yang terdiri dari beberapa part satuan seperti Leaf Spring, U Bolt dan Center Bolt. Untuk lebih jelasnya dapat melihat daftar di bawah.
Terdiri dari penambahan 2 lembar Leaf Spring bagian depan dan penambahan 3 lembar Leaf Spring bagian belakang.
Terdiri dari penambahan 1 lembar leaf Spring bagian depan dan penambahan 2 lembar leaf spring bagian belakang.

Q & A:
Bagaimana jika pelangganberminat mendapatkan part modifikasi ini?
Pelanggan dapat datang sendiri ke bagian part di setiap jaringan Bengkel Resmi Toyota, Pemasangan dan modifikasi kendaraan hanya boleh dilakukan oleh Bengkel resma Toyota yang bersangkutan.
Labels: All About Dyna
Differential No Spin
Baru baru ini PT Toyota-Astra Motor mengeluarkan part yang bernama Differential No Spin, part tesebut sengaja diluncurkan ke after market dengan tujuan meningkatkan kemampuan Operasi Dyna, khusunya tipe HT yang sehari hari lebih banyak beroperasi di jalan Off Road. Untuk lebih jelasnya mengenai fungsi dan kegunaan part tersebut lihat penjelasan di bawah ini:
Salah satu contoh masalah yang dihadapi pelanggan adalah ketika kendaraan mengalami salah satu roda belakangnya kendaraan terpatter, terperosok (slip). Pada kondisi ini roda yang terpatter akan berputar di tempat, sementara roda yang lain tidak berputar sama sekali sehingga si pengemudi memaksakan diri keluar dari kondisi tersebut dengan menekan pedal gas berulang-ulang dalam putaran roda yang cukup tinggi.
Dalam hal ini yang terjadi adalah putaran kedua poros roda berbeda; pada poros roda yang terpatter (terperosok) akan berputar lebih cepat dan roda yang sebelah diam, dan kendaraan tidak dapat lepas begitu saja setelah beberapa saat. Selain dapat berdampak terjadinya keausan pada komponen Differential kondisi tersebut menyebabkan pelanggan kehilangan banyak waktu untuk mengatasinya. Pada kondisi seperti ini lah No Spin Differential diperlukan.
No Spin Differential adalah suatu komponen yang menggantikan komponen Spider, Side Gear dan Planetary Gear berfungsi mencegah terjadinya problem Differential seperti tersebut di atas.
Fungsi Utama No Spin Differential:
1. Mencegah kendaraan kehilangan momen di segala kondisi pengendaraan.
2. Mencegah roda slip dan kehilangan daya bila salah satu roda kehilangan traksi (terperosok)
3. Membedakan putaran roda belakang saat kendaraan berbelok atau berjalan dipermukaan yang tidak rata.
4. Sesuai dengan namanya, komponen ini mengunci Poros Roda kiri dan kanan berdasarkan beda putaran yang terjadi pada poros kiri dan kanan.
Cara Kerja No Spin Differential:
Pada saat kendaraan berbelok atau salah satu roda belakang melewati jalan tidak rata, maka roda belakang bagian luar atau roda yang melewati jalan tidak rata harus menempuh jarak yang lebih jauh, yang berarti kecepatan lebih cepat dari roda belakang sisi lainnya. Pada situasi ini No Spin Differential akan membedakan putaran roda belakang secara otomatis.
Pada kondisi tersebut Inside Driven Clutch akan tetap menempel dengan Spider memutarkan roda belakang sisi dalam, Sementara Outer Driven Clutch terlepas secara otomatis dari Spider sehingga mengakibatkan roda belakang sisi luar berputar bebas. Saat kendaraan berjalan lurus kembali setelah berbelok, Outside Driver Clutch terhubung kembali dengan Spider sehingga kedua roda belakang berputar dengan kecepatan yang sama. 

Tanpa No Spin
Poros Roda yang terperosok akan berputar sementara sisi yang lain diam.Dengan No Spin
Kedua poros Roda tetap berputar kendati salah satu roda terperosok atau slip.
Bagaimana pelanggan saya bisa mendapatkan komponen No Spin Differential ini?
Pelanggan dapat datang sendiri atau melalui salesman melakukan pemesanan ke bagian part di setiap cabang Toyota yang memiliki Bengkel.
Pemasangan dan modifikasi kendaraan hanya boleh dilakukan oleh Bengkel resmi yang bersangkutan.
Apakah pemasangan komponen di atas tersebut dilakukan ke Dyna unit baru atau unit lama yang telah ada di pelanggan dan untuk tipe apa sajakah ?
Penggantian komponen tersebut dapat dilakukan terhadap semua unit yang baru maupun saat ini sudah berada di customer. Part ini hanya tersedia untuk tipe HT baik untuk yang 125 HT maupun 130 HT.
Nama: NO SPIN DIFFERENTIAL
Part No: ECT16-02100
Harga: Rp. 7,991,960,- (termasuk jasa pemasangan)
Labels: All About Dyna
15 November 2008
Spesifikasi Karoseri Bus Medium Standard 6 Ban Toyota Dyna
Berikut ini adalah Spesifikasi Teknis Karoseri Bus Medium Standard 6 Ban Toyota Dyna: Rangka Body : Square pipe 40 x 40 mm Plat Body : Plat Tebal 1.2 mm Dinding Dalam : Polywood Putih dengan Vinil Oscar Dashboard : Fiber standard karoseri Kaca Depan : Laminating glass 1 lembar Kaca Samping : Tempered glass rayban atas mati bawah, sliding Kaca Belakang : Tempered glass 1 lembar Lantai : Plat Bordes kembang di cat hamertone Pintu Depan Supir : Kanan model swing Pintu Samping kiri : Depan & Belakang model Pintu Swing Plafon Samping : Dengan Vinil Oscar Plafon Tengah : Dengan Polywood putih Tempat duduk : Busa dibungkus vinil oscar / sejenisnya Kapasitas kursi : 25 Seat + 1 Pengemudi Radio Tape : Standar Karoseri + 4 buah Loudspeakers Cat : Polyurethane paint solid dengan Spray booth & Oven Anti Karat : Standard karoseri Sirkulasi : 2 buah klep / satu Bagasi Samping : Tempat Tool Kit kiri / kanan Bagasi Belakang : Standard Karoseri Lampu Plafon : 1 buah lampu neon & 2 buah lampu std karoseri Lain-Lain : - 2 bh Sun Roof & 1 Exhaust Van - Pegangan tangan di plafon pipa aluminium 1 jalan, kipas angin, pipa pengaman penumpang dekat tangga
Spesifikasi karoseri ini dapat berubah sewaktu-waktu, silahkan hubungi Rini untuk keterangan lebih lanjut. Terima kasih
Labels: All About Dyna, Karoseri
Spesifikasi Karoseri Mikrobus Standard 4 Ban Toyota Dyna
Berikut ini adalah Spesifikasi Karoseri Mikro Bus Standard 4 Ban Toyota Dyna: Plat Body : Plat Tebal 1.2 mm Pintu Depan : Orisinil Chassis Pintu Samping Kiri : 1 Buah Model Swing dibagian tengah Bagasi Belakang : Standar Karoseri Kaca Samping : Tempered glass rayban model sliding Kaca Belakang : 1 Lembar Kaca Rayban mati pakai karet Plafon : Triplek kombinasi vinyl Lantai : Plat Bordes dilapisi vinyl Lampu Belakang : Innova / New Sentra Lampu Depan : Orisinil Chassis Jok Depan : Orisinil Chassis di bungkus vinyl (Standard Karoseri) Jok Belakang : - Seat I untuk 3 orang - Seat II untuk 3 orang - Seat III untuk 3 orang - Seat IV untuk 4 orang Kapasitas : 15 Penumpang + 1 Sopir Lampu Plafon : 2 buah standar karoseri Cat : Polyurethane Oven Solid Anti Karat : Standard Karoseri

Spesifikasi karoseri ini dapat berubah sewaktu-waktu, silahkan hubungi Rini untuk keterangan lebih lanjut. Terima kasih
Labels: All About Dyna, Karoseri
01 Mei 2008
Pemeriksaan Harian Toyota Dyna
1. Pemeriksaan Tali Kipas
Periksalah tali kipas dengan memperhatikan defleksi, ketegangan dan kondisi tali kipas terhadap kemungkinan putus ataupun retak. Defleksi V-Belt baru 7,5 – 11 mm dan lama 11 – 15 mm dengan ketegangan V-belt baru 45-65 kg dan lama 25-45 kg.
2. Pemeriksaan Oli Mesin
Periksalah ketinggian permukaan oli mesin, pastikan oli dalam kondisi yang bagus dan volume cukup. Gunakan oli sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan. API service CF atau SAE 30 Engine Oil
3. Pemeriksaan Air Pendingin
Periksalah ketinggian permukaan air pendinginan, pastikan air dalam kondisi yang bagus dan volumenya tertutup
4. Periksa Kondisi Start
Periksalah kondidi start dengan memutar kunci kontak ke posisi start dan dengarkan suara dari motor stater dan suara mesin saat itu. Pastikan motor starter dan baterai dalam kondisi baik
5. Pemeriksaan Minyak Rem
Periksalah minyak rem dengan memperhatikan kondisi permukaan minyak rem (harus berada diantara permukaan maximum dan minimum). Gantilah minyak rem setiap kelipatan 20.000km untuk menjamin kualitas minyak rem dan performa pengereman gunakanlah Toyota Genuine Brake Fluid.
6. Pemeriksaan Rem Tangan
Periksalah gerakan efektif rem tangan dengan hitungan 6 sampai dengan 10 klik dengan tenaga 245 (25kgf,55lbf)
7. Pemeriksaan pedal rem dan kopling
Periksa bahwa pedal rem dan kopling memiliki gerak bebas sebesar 3-6mm
8. Pemeriksaan Roda dan Ban
Periksa tekanan ban dengan menggunakan tire measurement atau alat pengukur ban lainnya, pastikan bahwa tekanan bahwa masuk dalam spesifikasi yang ditentukan
9. Pemeriksaan Meter Bahan Bakar
Periksa dan pastikan meter bahan bakar bergerak sesuai dengan kondisi volume bahan bakar di dalam tangki
10. Pemeriksaan Temperatur Air Mesin
Periksalah pergerakan jarum indicator termperatur air pendingin sesuai dengan bertambahnya panas mesin, pastikan jarum tetap di dalam area rentang normal, apabila jarum menunjuk ke area merah berarti mesin dalam kondisi over heat, berarti diperlukan pemeriksaan kebocoran air pendingin pada sistem pendingin atau kerusakan yang lainnya.
11. Pemeriksaan Tombol Klakson
Periksalah klakson dan pastikan klakson berbunyi saat tombol ditekan pada posisi steer lurus maupun posisi membelok
12. Pemeriksaan Switch Penghapus Kaca dan Exahaust Brake
Periksalah kerja pembasuh kaca dan exhaust brake dan pastikan kerjanya sesuai dengan pergerakan switch pengontrol
13. Permeriksaan Air dalam Bahan Bakar
Periksalah secara berkala kemungkinan adanya air di sistem bahan bakar dengan membuka sumbat penguras dan biarkan air yang ada di bahan bakar terbuang hingga habis kemudian tutup kembali sumbat penguras dan pompalah pompa priming sampai pompa terasa keras.
14. Pemeriksaan Cairan Elektrolit (Air Baterai)
Patikan permukaan air baterai selalu diantara level permukaan tertinggi dan terendah. Periksa pula terminal baterai, bersihkan terminal dari korosi, kotoran atau karat.
15. Pelumasan Komponen Chasis
Secara berkala lumasilah komponen chasis seperti Steering Linkage, Leaf Spring, Propeller Shaft dan lain-lain.
16. Pemeriksaan Saringan Udara
Periksa dan bersihkan saringan udara setiap 5000 km atau setiap 2500 km bila operational kendaraan si areal berdebu. Ganti saringan udara setiap kelipatan 20.000 km (tergantung kondisi area operasional)
17. Pemeriksaan Oli Transmisi
Periksalah Transmisi dari terjadinya kebocoran oli bunyi bunyi abnormal. Gantilah 0li tranmisi sedikitnya setiap kelipatan 20.000 km. Dengan spesifiasi oli : MXA : SAE : 5w-30 Engine Oil dan M153 : SAE 75w – 90 API GL 5
18. Pemeriksaan Oli gardan
Periksalah Gardan dari terjadinya kebocoran oli maupun bunyi abnormal. Gantilah oli gardan sedikitnya setiap kelipatan 20.000 km. dengan spesifikasi oli SAE 140 w API GL 5
19. Pemeriksaan Mur dan Baut Roda
Periksalah secara berkala kekencangan mur dan baut roda dengan arah pengencangan yang searah dengan putaran roda. Sedangkan untuk arah pengendoran berlawanan dengan arah putaran roda
Labels: All About Dyna
27 Maret 2008
Toyota Dyna Lebih Cepat Angkut Rejeki
| Q: | Apakah konsep pengembangan Dyna baru? |
| A: | Dyna baru dirancang khusus untuk kebutuhan pasar dan berbagai penggunaan di Indonesia. Model ini dibuat dengan mempertimbangkan keunggulan dalam hal : durability, performa, dan kemudahan penggunaannya. |
| Q: | Bagaimanakah perhitungan kapasitas angkut Dyna? |
| A: | Secara resmi (terdaftar), kapasitas angkut adalah berat kotor (GVW = Gross Vehicle Weight) kendaraan dikurangi berat kendaraan (termasuk bak/jenis karoseri lain + penumpang). - Berat kendaraan akan sangat tergantung jenis karoserinya (bak kayu/besi, dump truck, box, dll). - Jadi secara resmi, daya angkut Dyna akan berbeda-beda, dan ini dapat dilihat pada tanda kir yang terdapat di masing-masing kendaraan. Akan tetapi, secara teknis dan berdasarkan fakta di lapangan kapasitas angkut Dyna sesungguhnya jauh di atas dari kapasitas angkut resmi (hingga +/- 2 kalinya). |
| Q: | Apa saja pengembangan Dyna baru? |
| A: | Dyna baru sudah mengalami pengembangan-pengembangan dalam : 1. konstruksi chassis (kerangka chasis, suspensi, sistem rem, ban, dan pelek) 2. rangkaian penggerak (mesin, transmisi, dan gardan) 3. eksterior (model, daya pandang optimal, tilt cabin, dan dimensi ekterior) 4. interior (ruang kabin, desain ergonomis, dan fasilitas fungsional) 5. struktur bodi & keamanan (struktur bodi, bahan peredam, dan komponen keamanan) |
| Q: | Apa itu ARPI ? |
| A: | ARPI adalah sukucadang khusus yang dikembangkan oleh PT. Toyota-Astra Motor untuk memenuhi kebutuhan konsumen Dyna akan sukucadang dengan harga yang bersaing |
| Q: | Apakah berbeda dengan TGP ? |
| A: | Tujuan dari produk ARPI ini agar customer Dyna dapat membeli spare parts yang dibutuhkan dengan harga yang terjangkau. Dengan berdasarkan tujuan tersebut maka secara kualitas produk ini dibedakan dengan TGP namun tetap dengan jaminan kualitas & garansi dari PT. Toyota-Astra Motor. |
| Q: | Apakah TAM dapat menjamin kualitas dan performa dari ARPI ? |
| A: | TAM memberikan jaminan terhadap kualitas dan performa dari ARPI. Sebagaimana TGP, ARPI juga mendapatkan Warranty sesuai dengan ketentuan yang berlaku. |
| Q: | Apa saja pengembangan struktur bodi dan keamanan Dyna baru ? |
| A: | Dyna baru sudah mengalami pengembangan-pengembangan dalam : a. Sturktur bodi - struktur high rigidity body pada bagian pilar, atap dan lantai untuk keamanan pengemudi, yaitu dengan cara menyerap dan mendistribusikan energi benturan ke bagian yang aman. - Struktur side body outer dibuat lebih rapat untuk emningkatkan daya tahan bodi terhadap air dan karat, sehingga bodi tidak cepat keropos. b. Bahan Peredam NVH (Noise, Vibration & Harshness) - karet penahan kabin disesuaikan untuk jenis kabin jungkit guna efektivitas peredam getaran ke ruang kabin - bahan peredam ditempatkan pada permukaan bodi kabin yang ebrgetar untuk kenyamanan dan efektivitas pengemudian dengan meredam secara efektif semua bunyi dan getaran c. Komponen Keamanan - kaca depan laminated membuat Dyna aman karena kaca depan Dyna hanya retak setempat dan tidak akan pecah menjadi serpihan kecil yang membahayakan penumpang. - Desain baru pembuka pintu menmpatkan lubang kunci menyatu dengan pembuka pintu untuk mempermudah pengemudi mengunci/membuka pintu dan menghindari pencurian truk selama di parkir atau ditinggal pengemudi. - Side impact beam untuk keamanan pengemudi saat ada benturan dari samping - Sabuk pengaman tipe 3P ELR x 2 (kiri dan kanan), dan 2P NR x 1 (tengah) untuk keamanan pengemudi selama berkendara. |
| Q: | Dimana suku cadang Dyna dapat diperoleh? |
| A: | Suku cadang asli Dyna dapat diperoleh di berbagai tempat : 1. Bengkel resmi Toyota 2. Parts shop |
| Q: | Suku cadang Dyna apa saja yang beredar di pasaran? |
| A: | Dalam rangka menunjang program harga suku cadang Dyna agar harga yang diterima oleh pelanggan dapat menjadi lebih kompetitif, maka TAM mengeluarkan dua produk khusus Dyna yaitu Toyota Genuine Parts (TGP) dan ARPI. a. Produk TGP ditujukan untuk menggantikan kerusakan yang terjadi pada bagian mesin, transmisi, dan differential dimana frekuensi kerusakannya tidak terlalu sering. b. Produk ARPI dibuat untuk tujuan efisiensi biaya dengan tetap mengutamakan kualitas. Jenis produk ARPI adalah untuk parts yang mempunyai tingkat penggantian yang sering pada kendaraan komersial (Dyna), seperti produk perawatan berkala ataupun produk fast moving. Contoh : kopling, rem, saringan udara, saringan oli. |
| Q: | Apa saja program harga sukucadang Toyota (Dyna)? |
| A: | Ada beberapa program harga yang berkaitan dengan suku cadang Dyna : a. Program harga yang berkaitan dengan TGP adalah TAM menurunkan harga TGP untuk komponen mesin (gasket, ring piston, piston, connecting rod, connecting rod bearing, crankshaft, valve, injection pump) dan transmisi pemindah gaya (gear, input shaft, spider, rear axle shaft); pengembangan disassy suku cadang Dyna agar komponen yang dijual dalam bentuk lebih terurai ini dapat menekan harga. Komponen disassy yang dijual antara lain : hub, cup kit, dan pin kit. b. Program harga yang berkaitan dengan peluncuran produk ARPI adalah untuk komponen fast moving, dimana harga yang dijual diposisikan sama dengan harga komponen non-genuine Colt Diesel. |
| Q: | Apakah ada warranty untuk sukucadang Toyota (Dyna)? |
| A: | Untuk setiap sukucadang Toyota (Dyna) TAM memberikan jaminan untuk mengganti kerusakan produk atau cacat bahan yang terjadi selama masa jaminan yang telah ditentukan yaitu 1 tahun atau 20.000 km dengan tidak membebankan biaya perbaikan dan penggantian parts yang rusak. Ketentuan Umum sukucadang yang dijamin adalah yang berasal dari SPD TAM: 1. Accessories asli Toyota, dibeli dan dipasang di bengkel resmi Toyota 2. Toyota Genuine Parts (TGP) dan produk ARPI yang dibeli dan dipasang di bengkel resmi Toyota 3. TGP dan produk ARPI yang dibeli di parts counter resmi dan dipasang di bengkel resmi Toyota Jangka waktu jaminan adalah 1 tahun atau 20.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu, sejak tanggal penggantian di bengkel resmi Toyota. |
| Q: | Apakah ada program khusus untuk penyediaan suku cadang Dyna? |
| A: | Kelangkaan suku cadang Dyna diantisipasi dengan melakukan ekspansi jaringan penjualan dengan melakukan : 1. Pengembangan jumlah outlet dengan target 8 depo, 100 dealer, sekitar 500 buah toko di daerah dengan potensi truk yang tinggi, di seluruh Indonesia dengan target area toko besar, toko kecil dan juga pompa bensin. 2. Penempatan sejumlah item stok parts di tiap outlet untuk item-item vital parts dan fast moving parts dengan jumlah yang disesuaikan dengan standard stok TAM. |
| Q: | Bagaimana pelanggan dapat mengenali produk ARPI? Seperti apa penampakannya? |
| A: | Sukucadang ARPI dikemas dalam tiga jenis kemasan, untuk sukucadang yang berat dikemas dalam box berwarna coklat, sukucadang yang ringan dikemas dalam box berwarna putih, dan beberapa item dikemas dalam plastik transparan. |
| Q: | Apakah ciri-ciri toko yang menjual suku cadang Dyna? |
| A: | TAM menempatkan beberapa tanda khusus seperti spanduk, signboard, bendera, leaflet dan lain-lain di setiap toko yang menjual produk ARPI. |
Dyna Baru mengalami banyak evolusi dalam hal perfoma maupun desain. Dalam hal performa, di antaranya adalah adalah mesin W04D-TN (130 PS) dan W04D-TM (110 PS) dengan Turbo Intercooler yang sesuai regulasi EURO II, konsumsi BBM lebih hemat, Power yang lebih besar, peningkatan akselerasi berkendara, serta lebih ramah lingkungan. Sementara dari segi desain dan kenyamanan, Dyna Baru mendapatkan bumper, emblem dan beltline baru, reclining seat adjuster untuk pengemudi, kaca spion yang ergonomis, posisi radiator lebih tinggi, dan lain-lain.
Selain itu, Dyna Baru juga didukung oleh kemudahan pembelian (adanya test-drive unit, prosedur pembelian dan finansial yang sederhana dan cepat), kemudahan servis serta layanan purna jual suku cadang. TAM menyediakan jaringan layanan purna jual yang disebut Pusat Layanan Dyna yang tersebar di seluruh Indonesia, melayani penjualan, servis dan suku cadang, serta dilengkapi pula dengan 26 fasilitas Mobile Outlet Dyna. Untuk penyediaan suku cadang, selain terdapat TGP (Toyota Genuine Parts), juga ada suku cadang ARPI yang harganya terjangkau, sehingga memungkinkan para pebisnis pengguna Dyna untuk meraih keuntungan secara kontinyu.
Toyota Dyna juga menyediakan HotLine yaitu 0.800.1000.777 (bebas pulsa).
Dyna Baru memberikan 3 pilihan warna (merah, biru, dan putih) dan dalam 4 tipe, yaitu HT, LT, ET dan ST, masing-masing memiliki kegunaan yg berbeda sesuai dengan kebutuhan konsumennya, yaitu :
- DYNA 130 HT untuk perkebunan atau pertambangan karena berdaya muat besar dan kuat sehingga tepat untuk angkutan berat atau heavy duty
- DYNA 130 LT menjadi angkutan distribusi dan kargo luar kota, karena memiliki daya muat besar dan cocok bagi kegunaan yang mengandalkan kecepatan dan efisiensi BBM
- DYNA 110 ET sebagai alat angkutan kargo dalam kota, karena ekonomis dengan daya muat sedang
- DYNA 110 ST untuk digunakan sebagai minibus atau transportasi perkotaan, karena tipe ini hemat bahan bakar, ekonomis, dengan daya muat sedang
Labels: All About Dyna






