29 April 2008

Toyota 1/X Concept

Dipanggil 'Se-per-X' karena bobot, konsumsi bahan bakar dan emisinya masing-masing sepersekian dari mobil lain di kelasnya. Toyota 1/X memiliki disain aerodinamis, sangat ringan, sekaligus tetap menjaga ruang interior setara Toyota Prius. Sedangkan beratnya hanya sepertiga Prius. Aplikasi material plastik yang diperkuat serat karbon (carbon fiber reinforced plastic /CFRP) untuk kerangka body menghasilkan struktur yang kuat tapi ringan hingga berat kosongnya 420 kg.

Bentuk aerodinamis dan disain kabin unik menghasilkan pilar lebih kecil. Penumpang dimanjakan dengan visibilitas lebih baik, suasana lebih terbuka dan tidak terkungkung, lebih terang dan bercahaya. CFRP yang lebih kuat dari kebanyakan logam biasa, juga menciptakan struktur yang berfungsi seperti shock absorber untuk menyerap energi saat terjadi benturan.

Pertimbangan konservasi lingkungan menyelimuti seluruh proses disain mobil ini sejak coretan pertama dibuat. Mobil yang pertama kali tampil di Tokyo Motor Show 2007 itu menggunakan atap yang dibuat dari bio-plastik. Material ramah lingkungan ini dibuat dari serat tanaman kenaf dan rami. Atap dengan material ini sarat keunggulan seperti, emisi karbon lebih sedikit, memperbaiki sifat penahan panas, menambah jumlah cahaya yang masuk dan lebih senyap. Serat dari bahan kenaf juga dipakai kendaraan konsep Toyota i-Real yang fenomenal.

Ada empat kursi ultra ringan yang dibuat dari serat polyester, dirajut tiga dimensi untuk menambah kenyaman. Material ini berfungsi layaknya per atau peredam, menciptakan kesan seperti bantalan kursi tradisional dengan berat sepersekiannya saja.

Bobot ultra ringan membantu mencapai target konsumsi bahan bakar yang harus dua kali lebih tinggi dari Prius -salah satu mobil paling efisien di dunia- dan memungkinkan 1/X beroperasi dengan mesin hybrid sangat kecil yang disimpan di bawah kursi belakang. Sistem hybrid 1/X mengkombinasikan teknologi rechargeable plug-in hybrid dengan mesin 500cc flex-fuel yang beratnya seperempat berat mesin Prius. Konsep hybrid plug-in dirancang mengakomodasi baterai lithium-ion yang dibisa di recharge di rumah. Hal ini memungkinkan Toyota 1/X menempuh jarak 960 km dengan tangki kecil berisi empat gallon (15 liter) bensin dengan kemampuan akselerasi setara Prius.

Menjaga keselamatan pejalan kaki dan arus lalu lintas dari arah berlawanan, Toyota menggunakan lampu tidak silau. Lampu bagian depan didominasi sistem LED. Lampu LED membantu mengurangi silau yang ditimbulkan lampu biasa. Sore hari, semua LED bersinar lembut menyinari bagian muka.

Bobot ringan memberi kebebasan disainer untuk menggunakan ban lebih kecil dan lebih tipis yang membantu mengurangi cipratan air saat musim hujan. Alur ban dirancang sedemikian rupa sehingga cipratan air tidak mengarah ke pejalan kaki.

Toyota 1/X adalah satu contoh lagi bagaimana komitmen Toyota untuk mendisain kendaraan ramah lingkungan, aman dan inovatif.

Komparasi spesifikasi Toyota 1/X Concept dan Toyota Prius


Toyota 1/X Concept

Toyota Prius

Dimensi eksterior (p x l x t)

153,5 x 63,.8 x 55,5 inch

175,0 x 67,9 x 58,1 inch

Wheelbase

102,4 inch

106,3 inch

Berat kosong

420 kg

1310,1 kg

Kapasitas duduk

4 orang

5 orang

Kapasitas mesin bensin

0,5 liter

1,5 liter

Tipe hybrid battery

Lithium-ion

Nickel Metal Hydride



Sumber: Toyota Motor Sales, USA, Inc.

Baca Selengkapnya ...

24 April 2008

Toyota Raja Baru Dunia Otomotif

Ambisi Toyota me-lengser-kan General Motors (GM) dari tampuk pimpinan otomotif dunia akhirnya kesampaian juga, setelah selama kuartal pertama tahun ini penjualan mereka melampaui pencapaian raja Detroit itu.

Hasil itu secara de facto menobatkan raksasa otomotif Jepang itu sebagai 'raja baru' industri otomotif global, menggusur GM yang menduduki singgasana itu selama 77 tahun. Kegemilangan penjualan Toyota ini didukung kuatnya pertumbuhan permintaan di pasar China dan Eropa, sementara kegairahan GM di sejumlah pasar lain tergerus oleh lesunya permintaan dari Amerika Utara, pasar terbesar mereka.

Memang dalam tiga bulan pertama tahun ini, sejumlah raksasa otomotif mengalami kelesuan permintaan di pasar Amerika Utara (AS dan Kanada) serta Jepang. Namun mereka masih menikmati pertumbuhan di China, serta kenaikan moderat di Eropa dan Amerika Latin.

Tetapi perubahan peta pasar otomotif dunia tahun ini telah memberikan ‘berkah’ bagi Toyota. Karena meski penjualan Toyota melemah di AS dan Jepang, namun di pasar-pasar berpertumbuhan cepat seperti China dan India, pabrikan mobil terbesar Negeri Sakura ini justru berjaya.

Kondisi inilah yang kemudian menempatkan Toyota sebagai pabrikan mobil terbesar dunia, baik dari segi produksi maupun penjualan. Mereka sebenarnya telah melampaui produksi GM akhir tahun lalu, namun dari sisi penjualan Toyota masih tertinggal tipis dari produsen pembuat Chevrolet, Opel, SAAB, dan sejumlah merek lainnya ini.

Selama 2007, GM memantapkan posisinya sebagai jawara otomotif global dengan menjual total mobil dan truk ke seluruh dunia sebanyak 9.369.524 unit. Sementara sepanjang kuartal keempat 2007, GM telah menjual 2.305.752 unit kendaraan atau meningkat 4,8% dari periode tahun sebelumnya.

Namun, memasuki 2008, selisih angka penjualan di seluruh dunia antara GM dengan Toyota mulai terkikis sedikit demi sedikit dari sekitar 300.000 unit hingga terlampaui pada bulan ketiga tahun ini.

Toyota Motor Corp, Rabu (23/4), mengatakan mereka berhasil menjual 2,41 juta kendaraan selama periode Januari-Maret. Bandingkan dengan General Motors Corp yang menjual 2,25 juta pada periode yang sama.

Penurunan penjualan GM itu terkait dengan berubahnya pola kebutuhan konsumen Amerika yang mulai melirik model-model yang tak haus bahan bakar seiring dengan lonjakan harga minyak dunia. Nah, di sektor mobil sedang yang irit bahan bakar inilah para pabrikan mobil Asia mengungguli pabrikan Amerika yang lebih suka menelurkan model-model bongsor yang rakus bahan bakar.

Keunggulan Toyota juga ditunjang oleh hadirnya sejumlah mobil bermesin hibrida (hybrid) yang irit bahan bakar. Toyota pula yang menjadi pionir di sektor mobil hibrida produksi massal (tak sekadar konsep), yang menelurkan Prius pada 2000 dan kini penjualannya sudah hampir mencapai 1 juta unit.

Sukses Prius itu mendorong Toyota untuk mencangkokkan mesin hybrid di sejumlah model lainnya, seperti Harrier, Kluger, Highlander, dan Camry. Langkah Toyota yang mulus di jalur hybrid itu melecut pabrikan lain, termasuk GM dan Mercedes-Benz, untuk menelurkan mobil bermesin gabungan bensin dan listrik ini mulai dua tahun mendatang.

Bahkan, divisi mobil mewah Toyota, Lexus, juga sudah ikut-ikutan meluncurkan versi mesin hybrid, dan yang paling fenomenal adalah model paling mahal mereka, LS600h, juga sudah mengadopsi teknologi hybrid.

Itu menandakan bahwa harga minyak dunia yang semakin tak terjangkau menjadi berkah tersendiri bagi Toyota, sehingga mereka akan semakin di depan dalam penjualan dan produksinya.

Sejumlah analis otomotif memprediksikan 2008 akan menjadi tahun Toyota meruntuhkan hegemoni GM dalam penjualan global. Tanda-tanda kejatuhan GM itu sudah terlihat sejak awal 2007, setelah perusahaan itu melakukan restrukturisasi dengan memangkas karyawan dalam jumlah besar dan menutup beberapa pabrik. Restrukturisasi itu dilakukan GM sebagai upaya untuk mencapai profitabilitas pada tahun-tahun berikutnya.

Bahkan, GM mengaku tak terkejut dengan pencapaian Toyota ini. Mike DiGiovanni, direktur eksekutif pasar global dan analisis pasar GM, mengatakan pihaknya telah mengira penjualannya akan terlewati Toyota pada kuartal pertama tahun ini. Hal itu pernah terjadi pada periode yang sama tahun lalu. Tetapi yang terjadi pada akhirnya GM tetap sebagai juara satu per akhir Desember 2007.

Ia mengatakan GM saat ini lebih fokus pada pencapaian laba di pasar Amerika Utara dan meraup laba dari operasional di seluruh dunia. Ini akan menjadi bekal berharga untuk mengalahkan Toyota.

"Kami benar-benar ingin menang, dan kami akan menjadi nomor satu dalam penjualan pada akhir tahun ini. Tapi yang penting saat ini kami harus meraih untung dulu dan pertumbuhan yang mantap di seluruh dunia," katanya.

Dari pernyataan itu sebenarnya GM telah mengakui bahwa Toyota sekarang yang menjadi raja otomotif dunia


Keterangan gambar : Pabrik Toyota Burnaston di Derbyshire menyusun 400 Toyota Yaris sehingga membentuk bendera berukuran 80 M x 40 M

Baca Selengkapnya ...

23 April 2008

Yaris Kembali Unjuk Prestasi Lewat Slalom


Jakarta, 21 April 2008 - Toyota Team Indonesia (TTI) kembali menorehkan prestasi pada seri kedua Djarum Black Night Slalom 2008 yang digelar di Jalan Pemuda, Semarang (Sabtu, 18/04). Toyota Yaris membuktikan diri sebagai kendaraan yang cocok untuk anak muda, karena selain konsumsi bahan bakarnya sangat efisien, juga memiliki performa dan kelincahan yang terbukti di ajang balap kejuaraan nasional Djarum Black Night Slalom 2008 seri 2.

Pembalap senior nasional, James Sanger yang bergabung dengan TTI Slalom berhasil meraih catatan waktu terbaik dengan total waktu 1:27:61, yang membawanya ke podium utama untuk kelas A1 dengan menyingkirkan para kompetitornya. Kelas A1 merupakan kelas bergengsi di kejuaraan slalom, karena kelas ini memperlombakan mobil-mobil penumpang yang diproduksi tahun 2000 ke atas, standar pabrik (tanpa modifikasi pada mesin dan sistem rem), dan merupakan kendaraan berpenggerak roda depan.

Sementara itu pada kelas wanita, pembalap belia tim TTI, Alinka Hardianti yang masih duduk di bangku kelas 1 SMU ini mampu menunjukkan kemampuannnya dengan berhasil menyabet juara pertama dengan perolehan waktu 1:40:92.

TTI

TTI

Tahun ini merupakan tahun perdana bagi kami untuk turun secara serius pada event slalom. Dengan Toyota Yaris, kami optimis mampu meraih juara pada kejuaraan Slalom Nasional, karena Yaris memiliki performa yang dapat diandalkan meskipun dalam kondisi standar pabrik. Hal ini bisa terlihat semakin banyaknya peserta slalom baik tim maupun privateer yang menggunakan Toyota Yaris” ujar Achmad Rizal, Direktur TTI.

Selain James Sanger dan Alinka Hardianti, Pada musim balap 2008 ini, Tim slalom TTI juga diperkuat oleh Gerry Rosanto dan Andry SA. Mengomentari mengenai hasil balap seri kedua hari ini, Rizal dan Memet sepakat persiapan teknis yang lebih matang serta evaluasi untuk meraih hasil yang lebih maksimal pada seri-seri berikutnya masih tetap diperlukan. ”Prestasi yang telah kami raih pada seri kedua ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim. Jadi, ajang kali ini juga sekaligus menunjukkan bagaimana TTI yang merupakan pendatang baru, memiliki kinerja yang kompak.”

TTI

TTI

Kekompakan tim yang didukung oleh Tim mekanik yang terampil juga merupakan salah satu elemen penting dalam menjaga kualitas tim, dan TTI diperkuat oleh tim mekanik yang dipimpin oleh Usman Adhi. Prestasi TTI menyabet juara pertama dalam dua seri perdana ini memang merupakan perpaduan antara keunggulan produk, kehebatan pembalap dan kekompakan di sirkuit. Dan ini menjadi pembuktian nyata kualitas serta performa Toyota Yaris yang menggunakan mesin 1NZ-FE dengan teknologi VVT-I.

Sumber : Toyota Indonesia

Baca Selengkapnya ...

20 April 2008

Yaris Show Time Party!

Makanya buruan catat waktu dan tempatnya! Sabtu 26 April 2008, pukul 16.00 sampai selesai, di Segarra, Pantai Karnaval, Ancol. Di Sini kamu juga bisa ngedapetin hadiah-hadiah fantastis seperti Notebook, iPod, Low Rider Bike, dan masih banyak lagi games-games seru yang menyuguhkan hadiah menarik.

It's show time
yang juga dimeriahkan oleh penampilan Sandra Dewi, di mulai dengan acara Slalom Test drive. Dan selanjutnya, party.. till u drop! Party-nya di buka oleh penampilan Dj Tanya dan Dj Tiara. Belum selesai kamu menghela nafas, kamu kembali akan di hibur oleh penampilan Dj Blanco yang pastinya familiar. Anak-anak dari Agrikulture juga hadir untuk menambah meriahnya malam, dengan dentuman beat-beat yang khas. Party akan di tutup oleh panampilan Dj Jack & Via.

Kebayang kan gimana serunya dan meriahnya acara ini? Makanya jangan sampai kamu ketinggalan. Ajak semua temen-temen kamu buat have fun bareng Yaris Groovy. Be there or you'll be sorry!

Baca Selengkapnya ...

16 April 2008

Toyota Limited Edition Hilux 3.0 D-4D 197HP

Pameran akbar kendaraan komersial 2008 The United Kingdom Commercial Vehicle Show 15 April 2008, menjadi debut pertama Toyota Hilux versi istimewa yang menjadikan mobil model pick up paling powerful yang diproduksi untuk pasar Inggris dan tersedia hanya 500 unit. Toyota Hilux pernah mencatat sejarah tahun lalu dengan menaklukkan daratan es Artic dan menjadikan Toyota Hilux sebagai mobil pertama yang sanggup dikendarai hingga kutub magnetic utara yang mempunyai suhu hingga -65 derajat celcius. Tak heran mobil yang tangguh dan mampu melahap medan terekstrem di dunia ini menjadi salah satu mobil yang paling banyak di cari.

Hilux Special Edition ini dilengkapi dengan velg aluminium 15 inch dan stainless steel grill berlubang. Sedangkan bagian kabin mempunyai sentuhan akhir kulit two tone abu-abu dan hitam dengan pemanas di jok depannya.

Hilux dibekali mesin diesel 3.0 liter D-4D yang sudah di lengkapi performace kit yang meningkatkan tenaganya dari 171 Hp menjadi 197 Hp dan torsi maksimumnya dari 343 Nm menjadi 430 Nm. Alhasil, Hilux mampu melesatkan akselerasi dari nol ke 100 km per jam hanya dalam 10,5 detik dari mesin standardnya 13.0 detik (11.4 detik untuk versi otomatis).Varian terbaru Hilux dambaan ini mulai dijual pertengahan tahun ini di Inggris.



Toyota Hilux at Polar Expediton -65°C

Baca Selengkapnya ...

12 April 2008

Lonjakan Penjualan TAM

Toyota-Astra Motor mengalami lonjakan penjualan sedan triwulan pertama hingga tiga kali lipat (308%) dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan itu lebih besar dari rata-rata nasional 177%. Dua sedan baru yang diluncurkan All New Corolla Altis dan Yaris facelift memberi kontribusi berarti. Masing-masing mengalami peningkatan 143% dan 52.6%. Total penjualan sedan Toyota triwulan pertama mencapai 3.548 unit

Sementara pada segmen 4x2 non komersil, penjualan Q1 2008 Toyota meningkat 134,4% dibandingkan Q1 2007 lalu. Pada segmen ini, angka penjualan tertinggi tetap dipegang oleh Avanza (16.158 unit) serta Kijang Innova (14.033 unit). Daihatsu Xenia menyusul di posisi ketiga dengan 7.668 unit. Demikian rilis Toyota-Astra Motor, Jumat (10/4)

Total penjualan nasional selama Q1 2008 adalah 135.607 unit, meningkat 160,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dilihat dari komposisi market, Toyota stabil pada peringkat pertama dengan penjualan mencapai 45.096 unit, disusul oleh Mitsubishi (19.878 unit) dan Suzuki (18.706 unit).

“Meskipun masih tetap ada tantangan menghadapi dampak dari kondisi perekonomian global yang kurang pasti, kami berharap pasar otomotif nasional akan tetap stabil, didukung dengan aneka product movement yang akan hadir tahun ini,” komentar Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor. “Toyota juga memastikan keikutsertaan dalam Indonesian International Motor Show Juli mendatang. Kendati seperti tahun-tahun sebelumnya keiikutsertaan Toyota adalah tanpa target penjualan, melalui event seperti IIMS tersebut kami yakin dapat menyumbangkan gairah baru dalam pasar dan industri otomotif nasional maupun regional.”

Sumber : mobilku

Baca Selengkapnya ...

11 April 2008

Aksesoris All New Corolla Altis

Aksesoris Eksterior

Front Bumper Spoiler PZ035-12011-00


Rear Bumper Spoiler PZ036-12010-00


Rear Spoiler PZ030-12003-00


Fog Lamp Set PZ060-12006


Side Skirt (RH) PZ039-12001-00


Side Skirt (LH) PZ039-12002-00

Side Visor PZ033-12008

Front Sunshade PZ013-12002

Luggage Tray PZ002-12002

Trunk Mat PZ005-12002

Premium Horn PZ081-00013



Aksesoris Interior


Tire Pressure Monitor PZ065-06001


Instrument Pad Cover P Z001-12003


DVD AVX PZ071-00011-ID


AVX Center Cluster 55405-12A31


Wooden Panel Set Light PZ015-12002-01


Wooden Shift Knob Light (A/T) PZ020-12004


Wooden Shift Knob Dark (A/T) PZ020-12006


Wooden Shift Knob Light (M/T) PZ020-12005


Floor Mat PZ000-12006


Baca Selengkapnya ...

Jangan `Banting Habis` Power Steering

Karena lahan parkir yang sempit, banyak pengendara kesulitan saat memarkir mobil. Bila ingin praktis dan cepat, kemudi diputar sampai mentok. `Banting habis` steer sampai mentok ke kiri maupun ke kanan.

Tapi, hati-hati. Khususnya, bagi pengendara yang mengemudikan mobil dengan power steering. Bersabarlah sedikit. Pengguna mobil dengan power steering sebaiknya tidak memutar kemudi sampai mentok ke sudut kiri maupun kanan. Bila terlanjur mentok, segera putar balik. Cukup putar balik sedikit saja. Yang penting, tidak mentok!


Source : http://auto.howstuffworks.com

Sebab, saat power steering mentok, tekanan minyak power steering berada di posisi paling tinggi. Temperatur pun jadi naik. Ruangan yang panas ini kurang baik bagi komponen-komponen power steering yang terbuat dari karet. Seal pompa, rack and pinion, atau selang-selang misalnya.

Bila terkena suhu yang tinggi terus-menerus, bahan-bahan dari karet (seal) tersebut akan cepat aus, keras dan tidak elastis lagi. Yang lebih berbahaya lagi, suhu berlebih itu bisa menyebabkan seal jebol.

Biasanya, keausan seal-seal akan menyebabkan power steering bocor. Karet-karet tidak menutup rapat dan oli power steering merembes keluar sistem. Berikutnya, fungsi dan performa power steering akan menurun. Sangatlah menyebalkan bila sudah mengadopsi power steering, tapi saat memutar kemudi tetap terasa berat.

Jadi, hati-hati memutar kemudi power steering. Selain saat memarkir mobil, kebiasaan membanting habis putaran kemudi ini umumnya terjadi juga di saat melewati tikungan tajam dan U turn.

Sumber : Toyota Indonesia

Baca Selengkapnya ...

08 April 2008

Spesifikasi Toyota Fortuner



2.5 G M/T 4x2

2.7 G A/T 4x2

2.7 V A/T 4x4

Tipe Mesin

4 IL, 16 Valves, DOHC, D-4D

4 IL, 16 Valves, DOHC, VVT-i

4 IL, 16 Valves, DOHC, VVT-i

Isi Silinder (cc)

2,494

2,694

2,694

Torsi Maximum (Nm/rpm)

26.5/1,600-2,400

24.6/3,800

24.6/3,800

Bahan Bakar – Sistem

Commonrail

EFI (Electronic Fuel Injection)

EFI (Electronic Fuel Injection)

Bahan Bakar – Jenis

Diesel

Unleaded Gasoline

Unleaded Gasoline

Bahan Bakar – Kapasitas Tangki (L)

65

65

65

Diameter x Langkah (mmxmm)

92.0 x 93.8

95.0 x 95.0

95.0 x 95.0

Daya Maximum (ps/rpm)

102/3,600

160.4/5,200

160.4/5,200

Panjang | mm

4,695

4,695

4,695

Lebar | mm

1,840

1,840

1,840

Tinggi | mm

1,850

1,850

1,850

Jarak Sumbu | mm

2,750

2,750

2,750

Jarak Pijak Depan | mm

1,540

1,540

1,540

Jarak Pijak Belakang | mm

1,540

1,540

1,540

Jarak Terendah | mm

220

220

220

Velg, Ukuran Ban

Alloy Wheel, 265/70 R16

Alloy Wheel, 265/70 R16

Alloy Wheel, 265/70 R16

Transmisi

5 Speed Manual

4-Speed Automatic, ECT

4-Speed Automatic, ECT

Perbandingan Gigi ke-1

4.313

2.804

2.804

Perbandingan Gigi ke-2

2.330

1.531

1.531

Perbandingan Gigi ke-3

1.436

1.000

1.000

Perbandingan Gigi ke-4

1.000

0.753

0.753

Perbandingan Gigi ke-5

0.838

-

-

Perbandingan Gigi Reverse

4.220

2.393

2.393

Rasio Akhir

3.909

4.555

4.555

Suspensi Depan

Double Wishbone with Coil Spring & Stabilizer

Double Wishbone with Coil Spring & Stabilizer

Double Wishbone with Coil Spring & Stabilizer

Suspensi Belakang

4 Link with Lateral Rod and Coil Spring

4 Link with Lateral Rod and Coil Spring

4 Link with Lateral Rod and Coil Spring

Rem Depan

Ventilated Disc

Ventilated Disc

Ventilated Disc

Rem Belakang

Drum

Drum

Drum

Sistem Rem Tambahan

ABS & EBD

ABS & EBD

ABS & EBD

Sistem Penggerak Roda

Two Wheels Drive

Two Wheels Drive

Four Wheels Drive




* Untuk peningkatan mutu dan penyesuaian dengan perkembangan teknologi, PT Toyota-Astra Motor sewaktu-waktu dapat mengubah spesifikasi, perlengkapan standar atau data lain dalam spesifikasi ini.
Spesifikasi ini bisa berubah sewaktu-waktu, harap hubungi Rini bila anda ingin data spesifikasi yang lebih jelas dan lengkap. Terima kasih

Baca Selengkapnya ...